Tampilkan postingan dengan label panti rehabilitasi narkoba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label panti rehabilitasi narkoba. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 September 2016

Rapat Persiapan Grand Design Rehabilitasi Nasional

BNN sebagai penyelenggara dan fasilitator rapat persiapan grand design Rehabilitasi Nasional, yaitu menyelenggarakan kegiatan rehabilitasi bagi para korban narkoba oleh pemerintah dengan sistem perawatan berkelanjutan (continuum of care).

Pemerintah di bawah komando MenKo SDM dengan beberapa kementrian terkait seperti: Kemenkes, Kemensos, Kemenhukham, BNN, POLRI, dsb bersatu dalam menuangkan ide-ide untuk pelayanan rehabilitasi bagi korban narkoba di seluruh indonesia.

Penulis dalam hal ini mewakili dari perwakilian civil society dimintai sumbang saran dalam persiapan grand design tersebut. Pada rapat kali ini lebih diulas dan diurut tentang penyusunan anggaran dan perencanaan yang dipandu oleh narasumber dari BAPPENAS.

Banyak sekali hal yang harus diperbaiki dalam sistem penyelenggaraan dan pelayanan rehabilitasi kita. Tapi sebanyak apapun masalah dan kekurangan, bersama kita bisa.

Demikian. (Gyn)

Senin, 08 Agustus 2016

Panti Rehabilitasi Itu Bernama Keluarga

rehabilitasipecandunarkoba.blogspot.co.id – Dengan dilakukannya terapi keluarga ini diharapkan dapat digali dan dieksplorasi seberapa jauhkan hubungan sebuah keluarga inti (anak, ibu, dan ayah), bagaimana cara/metode kedua orang tua mendidik anak-anak mereka, dan yang lebih penting lagi apakah hubungan yang terjadi dalam keluarga adalah hubungan yang harmonis atau penuh dengan konflik dan pertengkaran.

Meskipun para pecandu miras dan narkoba telah menjalani terapi rehabilitasi medik, tak jarang perilaku maladaptif tadi belum juga kunjung lenyap.

Para pecandu miras dan narkoba sering kembali mengalami hasrat untuk kembali mengonsumsi miras atau narkoba lagi atau disebut dengan istilah sugesti (craving).

Selain itu, perasaan cemas, depresi, sampai keluhan susah tidur di malam hari (insomnia) merupakan beberapa hal yang kerap mereka alami.

Kamis, 30 Juni 2016

Sanlat Lingkungan Madani 2016, “Ceria Senyum Bahagia”



rehabilitasipecandunarkoba.blogspot.com – Madani Mental Health Care adalah sarana rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba dan penderita skizofenia yang menggunakan pembinaan berbasis masyarakat (community based) dengan pendekatanbio, psiko, sosial, dan spiritual (BPSS) metode Prof. Dr. dr. H. Dadang Hawari, Psikiater.

Seiring berjalannya waktu Panti Rehabilitasi Narkoba, Madani Mental Health Care terus mengembangkan sayapnya dengan dasar agar lembaga ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang lebih luas.

Sebagimana motto Madani, “Seiring usaha dan doa untuk menggapai kebahagian dunia dan akhirat dengan ridho Allah SWT”, maka banyak bidang lain yang dikembangkan. Di antaranya, meliputi bidang sosial, keagamaan, kemanusiaan, serta pendidikan.