Sabtu, 03 September 2016

Rapat Persiapan Grand Design Rehabilitasi Nasional

BNN sebagai penyelenggara dan fasilitator rapat persiapan grand design Rehabilitasi Nasional, yaitu menyelenggarakan kegiatan rehabilitasi bagi para korban narkoba oleh pemerintah dengan sistem perawatan berkelanjutan (continuum of care).

Pemerintah di bawah komando MenKo SDM dengan beberapa kementrian terkait seperti: Kemenkes, Kemensos, Kemenhukham, BNN, POLRI, dsb bersatu dalam menuangkan ide-ide untuk pelayanan rehabilitasi bagi korban narkoba di seluruh indonesia.

Penulis dalam hal ini mewakili dari perwakilian civil society dimintai sumbang saran dalam persiapan grand design tersebut. Pada rapat kali ini lebih diulas dan diurut tentang penyusunan anggaran dan perencanaan yang dipandu oleh narasumber dari BAPPENAS.

Banyak sekali hal yang harus diperbaiki dalam sistem penyelenggaraan dan pelayanan rehabilitasi kita. Tapi sebanyak apapun masalah dan kekurangan, bersama kita bisa.

Demikian. (Gyn)

Selasa, 23 Agustus 2016

Pelajaran dari Seorang Anak Bule

24 Agustus 2016

Solo, Bandara Adisumarno

Delay, adalah sebuah hal mengesalkan tapi menjadi terbiasakan bagi penumpang pesawat apapun di Indonesia, terutama salah satu maskapai yang punya motto "Make People Fly", manusia Indonesia yang diberi kesempatan atau sering menggunakan maskapai tersebut sangat paham dengan keterlambatan pesawatnya, jangan tanya berapa kali berita penumpang marah dan ngamuk di media massa. Sering!

Tapi, rupanya ini sedikit menular ke maskapai paling bagus di Indonesia yang yang katanya "Sky Priority", sepertinya ketularan dikit, maklum di Indonesia susah dihindari masalah tular-menular ini, karena vaksinnya aja palsu.#ehh

Gampang kalau sakit, pake BPJS aja, Indonesia gitu loh. "Mas , BPJS-nya palsu juga katanya." #nahh

Senin, 08 Agustus 2016

Panti Rehabilitasi Itu Bernama Keluarga

rehabilitasipecandunarkoba.blogspot.co.id – Dengan dilakukannya terapi keluarga ini diharapkan dapat digali dan dieksplorasi seberapa jauhkan hubungan sebuah keluarga inti (anak, ibu, dan ayah), bagaimana cara/metode kedua orang tua mendidik anak-anak mereka, dan yang lebih penting lagi apakah hubungan yang terjadi dalam keluarga adalah hubungan yang harmonis atau penuh dengan konflik dan pertengkaran.

Meskipun para pecandu miras dan narkoba telah menjalani terapi rehabilitasi medik, tak jarang perilaku maladaptif tadi belum juga kunjung lenyap.

Para pecandu miras dan narkoba sering kembali mengalami hasrat untuk kembali mengonsumsi miras atau narkoba lagi atau disebut dengan istilah sugesti (craving).

Selain itu, perasaan cemas, depresi, sampai keluhan susah tidur di malam hari (insomnia) merupakan beberapa hal yang kerap mereka alami.

Kamis, 14 Juli 2016

Ciri-Ciri Pecandu Sabu

Berikut adalah ciri-ciri seorang pecandu narkoba jenis sabu:

1) Memiliki perilaku antisosial dan maladaptif (tidak memiliki kemampuan untuk cepat beradaptasi dengan lingkungan sekitar) sehingga cenderung terlibat dalam peristiwa perkelahian, mengalami gangguan dalam menilai kenyataan, dan juga terganggu dalam kehidupan sosial dan pekerjaannya.

2) Mengalami gangguan waham (delusi) dengan beberapa gejala berikut:
a) Waham kejaran
Ketakutan yang irrasional (paranoid) sehingga ia cenderung merasa terancam karena merasa dikejar-kejar oleh orang yang memiliki keinginan untuk mencelakakan dirinya.

Jumat, 01 Juli 2016

Keseruan Menjelang Berbuka di Lampu Merah Kebon Nanas

rehabilitasipecandunarkoba.blogspot.co.id - Siang itu begitu berbeda di Pondopo Madani. Beberapa asatidz, ibu-ibu dapur yang biasa memadak di dapur Madani, serta beberapa santri Madani terlihat begitu sibuk mengemas makanan yang jumlahnya cukup banyak.

Satu persatu makanan dikemas dimasukan ke dalam kantong plastik. Mulai dari kue bolu, lontong, gorengan, air mineral, juga kurma dimasukan dalam satu plastik. Di sudut lain, ada yang sedang mempersiapkan es campur dan peralatan yang lain yang akan dibawa.

Hari itu merupakan jadwal pelaksaan program berbagi ta’jil, salah satu agenda tahunan di bulan Ramadan yang biasa dilakukan oleh Yayasan Madani Mental Health Care (MMHC) selain agenda  tarawihkeliling (tarling), buka bersama di rumah santri, pesantren kilat, sahur on the road, dan yang lainnya.